April 05, 2016

Menyelami ceritanya..

Tuhan.
Membaca tulisan nya aku tak pernah berani.
Sudah. Aku sudah berulang kali mencobanya
Beberapa kali juga aku ketakutan.
Meskipun sangat ingin ku selami ceritanya.
Sama seperti Melihat tatapan matanya saat menjabarkan ceritanya.
aku gemetar.
Aku takut bukan main.

Aku takut ia bersedih.
Aku sakit melihatnya bersedih.

Tak mampu kau tutup kah lukanya , Tuhan.
Hari ini ia masih temanku.
Meskipun aku takut mendengarkan ataupun membaca ceritanya.
Ia cukup mampu membuatku bertahan.
Untuk memahami.
Untuk belajar.
Cerita dari hidupnya.
Cerita dari pilunya.

Untuk tau.
Bahwa aku, Bukan siapa-siapa.
Dan untuk tau.
Bagaimana hati, berhati hati

Hai Dear, aku sudah baca tulisan mu.
Bangga ku teriris pedih.