Januari 15, 2016

Untuk Dear,

Hari ini gue baru kembali. Kembali dari perjalan luka 4 tahun lalu milik seseorang.
yg gue telusuri untuk coba membantunya menyembuhkan lukanya.

Gue seolah olah tau, apa obatnya.
Gue seolah olah tau, bagaimana Perjalanannya
Dan parahnya, Gue seolah olah paham sudut pandangnya.

Tapi setiap orang memang punya jalan ceritanya sendiri. Gue memang tau dan paham dr sudut pandang gue. Tapi gue pun belajar untuk tau dan paham dr sudut pandangnya.

Gue cuma jembatan, yg dia mungkin bs pahami dia fungsikan bagaimana caranya untuk naik dari jurang atau bagaimana melewati jurang yg terjal.
Tp lagilagi. Hidup adalah ttg pilihan.
Pilihan bagaimana kamu bs beranjak naik keluar dari jurang atau memilih terbenam jauh kedasar jurang untuk selalu melihat bahwa matahari itu ada, krn selalu mendapat cahayanya, Tanpa pernah naik keatas untuk tau seperti apa hangatnya.

Dear, selamat berjalan menjauh dr pelik luka nya. Karena hari ini, ia telah masuk dalam perjalanan roda ikhlas. Dimana ia mungkin paham pada akhirnya bahwa ada masa dimana kau harus ada, agar dia paham apa itu rumah. Dan kepada siapa ia harus bertaruh harap untuk bisa pulang.

Joe, maaf untuk penat yang belum tersisihkan.
Maaf untuk luka yg tergores lebih dalam.
Aku tak kan kemana-mana.
Aku masih dalam perjalanan mengobati luka.
Entah untuk siapa.

Joe, bawa aku pulang