Maret 16, 2016

Pemenang!

Baru saja sy berada di perjalanan dari Pasar Minggu ke Dharmawangsa, kebetulan balik kerja saya ada agenda kumpul brsama tmn2 Band Jamzsession di daerah Dharmawangsa.

Kali ini kondisinya berbeda, cuaca hujan ketika saya keluar kantor. Lalu lintas dr atas grabbike sepanjang perjalanan terlihat padat. Bahkan macet.

Kondisi yang sama terlihat di sekitar kemang ketika saya melewati nya. Suasana keramaian malam yg mulai terasa dari ramainya lampu-lampu tempat makan yg berada dikanan kiri jalan.

Dibelokan saya terhentak.. Ada sekumpulan orang-orang yg memainkan musik. Gemerincing Kletek kletek dumplak dumpluk trus terdengar, saya perhatikan dengan seksama sekumpulan remaja itu terus bermain musik. Mereka adalah kelompok pengamen ondel-ondel.  Di ujung barisan paling belakang dua ondel-ondel trus berjoget, bahkan kakinya dimasukan dlm genangan air hujan. Badannya bergoyang bergembira bermain dlm genangan becek air hujan tersebut.

Pemandangan ini sontak membuat saya bertekad menuliskan cerita ini disela-sela saya menahan haru dlm perjalanan di atas grabbike. Apa alasannya?

Teman, buat saya mereka Pemenang.
Secara tidak langsung mereka membuat saya malu dengan diri saya sendiri.
Teringat ketika diri sering kali menyatakan malas bergerak saat hujan turun.
Teringat ketika diri mengumpat dalam kemacetan di sela hujan turun.
Teringat ketika penyakit menjadi alasan terbesar untuk bersembunyi dari kewajiban,
Dan banyak hal lainnya
Yg membuat saya merefleksikan diri.

Kita sering kali menghakimi masyarakat dari kalangan seperti pemain ondel-ondel ini.
Padahal tanpa kita pernah pahami dan ketahui lebih jauh,
Mereka pun jadi bagian sebuah perjuangan untuk dirinya, keluarganya atau juga negaranya.

Mereka adalah pemenang yang tak pernah memadamkan api harapan dalam diri mereka sendiri, ketika cibir kanan kiri melambat laju mereka.
Mereka adalah pemenang yang merdeka atas segala pernyataan malas yg ingin diungkapan untuk diri sendiri.
Mereka adalah pemenang yang mampu berjuang dalam kondisi tersulit apapun ketika harap dan mimpi itu nyata jauh di angan.

Teruntuk saudara ku yg berjuang dalam hal apapun.
Jangan pernah menyerah.

Teruntuk para pengamen ondel-ondel yg menginspirasi ku dlm perjalanan kemarin.
Semoga hanturan rizki dan semangat tak kunjung putus Allah berikan dlm setiap nadir perjuangan kalian. Terimakasih.