Maret 27, 2016

Path way

Bbrp update yg menarik yg pernah gue tuliskan di path yg terkait
#CatatanPerjalanan
#CeritaWarungKopi
Dan lain lain yg gue lupa hashtag nya

Maret 16, 2016

Pemenang!

Baru saja sy berada di perjalanan dari Pasar Minggu ke Dharmawangsa, kebetulan balik kerja saya ada agenda kumpul brsama tmn2 Band Jamzsession di daerah Dharmawangsa.

Kali ini kondisinya berbeda, cuaca hujan ketika saya keluar kantor. Lalu lintas dr atas grabbike sepanjang perjalanan terlihat padat. Bahkan macet.

Kondisi yang sama terlihat di sekitar kemang ketika saya melewati nya. Suasana keramaian malam yg mulai terasa dari ramainya lampu-lampu tempat makan yg berada dikanan kiri jalan.

Dibelokan saya terhentak.. Ada sekumpulan orang-orang yg memainkan musik. Gemerincing Kletek kletek dumplak dumpluk trus terdengar, saya perhatikan dengan seksama sekumpulan remaja itu terus bermain musik. Mereka adalah kelompok pengamen ondel-ondel.  Di ujung barisan paling belakang dua ondel-ondel trus berjoget, bahkan kakinya dimasukan dlm genangan air hujan. Badannya bergoyang bergembira bermain dlm genangan becek air hujan tersebut.

Pemandangan ini sontak membuat saya bertekad menuliskan cerita ini disela-sela saya menahan haru dlm perjalanan di atas grabbike. Apa alasannya?

Teman, buat saya mereka Pemenang.
Secara tidak langsung mereka membuat saya malu dengan diri saya sendiri.
Teringat ketika diri sering kali menyatakan malas bergerak saat hujan turun.
Teringat ketika diri mengumpat dalam kemacetan di sela hujan turun.
Teringat ketika penyakit menjadi alasan terbesar untuk bersembunyi dari kewajiban,
Dan banyak hal lainnya
Yg membuat saya merefleksikan diri.

Kita sering kali menghakimi masyarakat dari kalangan seperti pemain ondel-ondel ini.
Padahal tanpa kita pernah pahami dan ketahui lebih jauh,
Mereka pun jadi bagian sebuah perjuangan untuk dirinya, keluarganya atau juga negaranya.

Mereka adalah pemenang yang tak pernah memadamkan api harapan dalam diri mereka sendiri, ketika cibir kanan kiri melambat laju mereka.
Mereka adalah pemenang yang merdeka atas segala pernyataan malas yg ingin diungkapan untuk diri sendiri.
Mereka adalah pemenang yang mampu berjuang dalam kondisi tersulit apapun ketika harap dan mimpi itu nyata jauh di angan.

Teruntuk saudara ku yg berjuang dalam hal apapun.
Jangan pernah menyerah.

Teruntuk para pengamen ondel-ondel yg menginspirasi ku dlm perjalanan kemarin.
Semoga hanturan rizki dan semangat tak kunjung putus Allah berikan dlm setiap nadir perjuangan kalian. Terimakasih.

Maret 15, 2016

Pagi

Pagi..
Kau selalu mengantarkan ku
Pada pekat yang berenergi
Pada harapan yg meninggi

Januari 15, 2016

Untuk Dear,

Hari ini gue baru kembali. Kembali dari perjalan luka 4 tahun lalu milik seseorang.
yg gue telusuri untuk coba membantunya menyembuhkan lukanya.

Gue seolah olah tau, apa obatnya.
Gue seolah olah tau, bagaimana Perjalanannya
Dan parahnya, Gue seolah olah paham sudut pandangnya.

Tapi setiap orang memang punya jalan ceritanya sendiri. Gue memang tau dan paham dr sudut pandang gue. Tapi gue pun belajar untuk tau dan paham dr sudut pandangnya.

Gue cuma jembatan, yg dia mungkin bs pahami dia fungsikan bagaimana caranya untuk naik dari jurang atau bagaimana melewati jurang yg terjal.
Tp lagilagi. Hidup adalah ttg pilihan.
Pilihan bagaimana kamu bs beranjak naik keluar dari jurang atau memilih terbenam jauh kedasar jurang untuk selalu melihat bahwa matahari itu ada, krn selalu mendapat cahayanya, Tanpa pernah naik keatas untuk tau seperti apa hangatnya.

Dear, selamat berjalan menjauh dr pelik luka nya. Karena hari ini, ia telah masuk dalam perjalanan roda ikhlas. Dimana ia mungkin paham pada akhirnya bahwa ada masa dimana kau harus ada, agar dia paham apa itu rumah. Dan kepada siapa ia harus bertaruh harap untuk bisa pulang.

Joe, maaf untuk penat yang belum tersisihkan.
Maaf untuk luka yg tergores lebih dalam.
Aku tak kan kemana-mana.
Aku masih dalam perjalanan mengobati luka.
Entah untuk siapa.

Joe, bawa aku pulang

Januari 09, 2016

Resolusi 2016

Alhamdulillah 2015 dilalui dengan penuh luar biasaaaaa..
Banyak resolusi 2015 yg akhirnya tercapai jg di 2015.

Jd untuk 2016 ini saya tuliskan 2 resolusi yg belum tercapai untuk bismillah akan tercapai ditahun ini.

Resolusi Fenty 2016
1. nikah
2. Umroh

Januari 01, 2016

Sahabat

Ditahun yg gue sering kali meragukan apakah kehadiran gw diharapkan. Allah masih ngirimin gw sahabat-sahabat baru yg luar biasa.
Pagi ini dihari pertama 2016.
Whatsapp message pertama yg gw baca cukup menjawab segala keraguan gw.
Sahabat gw mengirimkan ini
[1/1 07.30] Theo activator: Kak fen. makasih ya udah jadi kakak yang selalu nasehatin aku.
makasih udah jadi yang terbaik ditahun ini.
makasih ya kak fen...
aku nangis kak.
aku bahagia banget ketemu orang kyk kamu..
makasih ya kak.
semoga kita sama sama bisa bercanda lagi.
[1/1 07.33] Theo activator: mamak selalu bilang.
Fenty itu baik banget.
mau bela2in dateng jauh jauh kesini...
[1/1 07.33] Theo activator: kak selalu jd yg terbaik ya kak
[1/1 07.34] Theo activator: jangan pernah berubah yaaaa
[1/1 07.34] Theo activator: 
Terimakasih Theo, Terimakasih telah menjadi bagian dr Cerita dan Memori Indah ku di Tahun 2015. Bahwa masih ada org yg bersyukur atas hadirnya kita dlm kehidupan mereka.

Desember 14, 2015

Dima's Engagement Party

Hari ini, saya berada di bojong, Bogor. Kehadiran saya hari ini cukup spesial kali ini. Saya dan keluarga berencana berkumpul untuk acara lamaran sepupu saya. Farkhani daima. Ya, beberapa dari kalian jg mngenal sepupu saya tersebut. Dima. Sepupu wanita terdekat saya, karena perbedaan umur kami yg hanya terpaut satu tahun membuat kami tumbuh dan berkembang bersama.
Saya menulis ini di salah satu ruangan dirumah nya, sebelum acara dimulai. Tangis haru saya seketika pecah, ketika paman kami memulai pembicaraan sebelum acara dimulai, bertanya kepada sepupu saya, bagaimana kesiapan dirinya. Apakah pertemuan ini merupakan langkah untuk ke tahap selanjutnya. Sepupu saya yg pendiam itu hanya tersenyum. Tp saya tau, jauh dilubuk hatinya dia setuju dan pasti bahagia ada seseorang yang pada hari ini berencana meminta izin untuk meminangnya. Dan saya pun tau, ia pasti merasakan hal yg mungkin jg saya rasakan. Dalam ruang hati, pikiran dan imaginasinya ia pun mungkin berharap hal yang sama seperti saya. Berharap Almarhum ayahnya, om saya ada dan duduk disini saat ini untuk mengajaknya berdiskusi dan mempertimbangkan pendapatnya sebagai orang tua apakah pilihan sepupu saya ini adalah yg terbaik.
Allah memang selalu punya rencana lain.
Saya merasa bahagia karena ini adalah awal bagi sepupu saya, memasuki tahap kehidupan barunya. Namun jg terharu, krn sebentar lagi. Saya dan sepupu2 saya akan memiliki kehidupan masing2. Kami akan menggeser nama kami masing2 dalam prioritas kami. Karena besok, ketika kehidupan baru itu dimulai, prioritas ia adalah dia yg hari ini meminta dirinya untuk jd bagian dlm hidupnya.
Buat kamu, calon imam sepupu ku.
Ku titipkan sepupu ku untuk kamu jaga jiwa dan raganya. Bantu ia menghapus luka dan duka yg telah lama mungkin ia simpan dan blm pernah terhapus. Bantu ia menghapusnya, bantu ia mengukir jalan cerita barunya yang penuh suka dan tawa bahagia.
Namun, bantu jg kami agar kami tak kehilangan salah satu nafas silaturahmi keluarga kami. Agar keluarga kami tetap bernyawa. Agar senyum dari sepupu saya pun mampu Terus mengalirkan senyum ke ibu dan Adik-adik nya.
Dim, selamat bersiap untuk tahap baru dalam hidup mu..
Kami bahagia kalo kamu bahagia.
Kini giliran mu, menikmati hidup.
Tertawalah renyah, dan gembiralah riuh agar semesta dan tuhan bersama ayah mu diatas sana ikut merasakan bahagia yang mereka bangun atas perjuangannya melindungi mu selama ini..
With love kiss and hug and happy tears down.
Fenty
13.12.2015