Juni 19, 2016

Dibalik senyum mahal

Dibalik senyum mahal

Tawa dan sapa
Senyum dan sumringah
Antusias dan semangat
Mampu di pendar keseluruhan penjuru

Tuhan
Mereka tak pernah tau
Ada batin yg pernah tersayat dalam
Untuk membayar setiap senyum yg kini mampu disebar

Tuhan
Mereka tak pernah tau
Ada beragam sesak nyata
Yang berhasil dilewati
Untuk beragam semangat yg kini mampu dibagi

Tuhan
Mereka tak pernah tau
Ada deru keras airmata
Yang sempat jatuh terjal dari bukit hidup kami
Untuk sebuah tawa yg kini mampu hadir

Tuhan
Terimakasih atas paham
Yg kini mampu kami sirap dalam batin
Bahwa hidup hanya sementara
Mereka tak perlu tau
Mereka cukup paham

Bahwa senyum itu sesungguhnya
Mahal

============

Teruntuk salah satu teman dr MusicBox yg baru saja bercerita ttg sulit masa lalunya

Juni 15, 2016

Harapan Pemenang

Atas setiap jerih payah yang lagi lagi bernilai Nol
Atas setiap kebanggaan yg baru saja terlewati untuk disadari
Atas setiap diskusi tajam yg mungkin tak berarti
Atas setiap tangisan dalam hati untuk terus jadi berarti

Istiqomahkan aku ya Allah
Jauhkan segala penat yg berkumpul dlm benak
Jauhkan segala bentuk ide mengenyahkan diri
Jauhkan segala tarikan menyakiti diri

Jadikan aku pemenang di Ramadhan ini
Abadikan senyum ini,
Paling tidak berarti untuk diriku sendiri..

penkpenk
15.06.16

Juni 13, 2016

Tangis frekuensi tinggi

Atas setiap pertanyaan 'apa kabar?'
Atas setiap pertanyaan 'ada cerita apa?'
Atas setiap pertanyaan 'lagi sibuk apa?'

Maafkan saya yg hanya mampu menjawab semuanya
Dalam bentuk
Tangis

Bukan karena tak percaya kamu mampu merasa apa yg ku rasa
Bukan karena tak percaya kau pun pantas mengetahui apa yg terjadi

Aku cuma tak paham apa yg perlu ku bagi
Bahkan aku pun tak paham apa yg sedang ku pedihi

Aku hanya tau.
Setiap sapa dan senyum dari kalian
Mampu mengobati hati ku

Dan aku hanya tau
Aku tak ingin kalian kemana-mana

Mei 30, 2016

Rapal kepulangan

Ketika kepulangan ku
Hari ini
Bersambut rapal sial dr wajah dan mulutnya

Ketika kepulangan ku
Malam ini
Bersambut sesak pikiran

Ketika kepulangan ku
Saat ini
Bersambut syukur cilaka yg tidak terjadi

Penat ku kembali teriris
Putaran neuron otak ku kembali dilanda badai
Ada haru sesal
Atas usaha menstabilkan nya
Ada haru sesal
Kembali melihatnya
Ada haru sesal
Atas setiap ketidakpuasan yg terdengar
Ada haru sesal
Atas setiap usaha yg gagal
Ada haru sesal
Atas setiap keputusan
Ada haru amat dalam sesal
Kembali
Melihatnya
Kecewa
Atas ku

Ibu, maafkan aku.
Aku pun pasrah atas tiap
Rapal hujat
Yg kini kau lantunkan untuk ku

Aku tak tau banyak cara
Yg ku paham
Rapal lafadz dan sujud
Obat dr ku untuk mu

Bagaimana aku iri?

Kamu tau.
Bagaimana aku iri
Iri pada bagaimana semua yg bahagia
Bahagia katanya pilihan
Tp kamu tahu ketika aku memilih untuk bahagia?
Aku tak bahagia
Hingga tulisan ini dituliskan
Aku masih tak paham
Bagaimana neutron neutron dalam otak ku sibuk bekerja
Sibuk dengan segala spekulasinya
Sibuk dengan segala ekspektasinya
Sibuk dengan segala ilmu nya
Serta sibuk dengan segala pahamnya
Memahami bahwa ini semua atas Izin-Nya

Aku tak punya harap apapun untuk ku di dunia ini
Aku tak punya ingin apapun untuk ku lagi di dunia ini

Mei 24, 2016

Sukma pada sukma

Tik..tik..
Gerimis memercik
Pada sebuah baris yg sedang tersadur meringis

Langit seolah ikut berempati
Pada sukma yg sedang merintih
Karena ada Sukma yg sedang mengadu
Pada sukma yg sedang sendu

Ku tengok langit
Ia menyendu
Tp ia tak sudi meraung

Langit.
Tersenyumlah
Bintang ada disini mewarnai gelap mu
Dan mentari siap menyambut mu
Untuk bercahaya
Untuk berenergi
Untuk menghangatkan
Setiap dingin
Hati
Yg kau temui

--------
Narasi yg ditulis setelah saling mendengar
seorang teman baru berinisial A bercerita.
Sebuah bentuk penguatan
Untuknya tetap berjuang,
Mengeksplorasi diri
Karena yakin misteri indah
bersembunyi dan siap untuk dinanti

-----------

Mei 20, 2016

Siapa saya

Nama gue fenty. Gue wanita dengan sejuta kegiatan. dgn semangat yang tak pernah padam. Meskipun kadang kecewa memendam dan Rana meradang. Fenty tetap punya seribu cara berdendang, serta menantang tanpa pernah terhadang