sebuah kumpulan cerita
tentang korona dan beberapa sudut pandang lain
-----------------
tuhan
terimakasih korona datang
hari ini ibu menerima banyak bantuan
hari ini banyak orang baik
katanya sedekah menghilangkan musibah
kami jadi target penerimanya
tuhan,
korona jangan pergi dulu ya
sampai cukup uangku untuk bersedekah
dan keluargaku mampu terhindar dari musibah
tuhan,
terimakasih telah mengirim korona
hari ini ibu dan ayah bisa makan dirumah
_suarahati seorang anak dari keluarga dhuafa_
-------------------
tuhan
terimakasih korona datang
lebaran ini,
tak hanya aku yang punya hari raya sendirian
aku merasa tak sendirian,
tuhan
aku mau video call ayah bunda di syurga, bisa?
_suara hati anak yatim piatu_
Tuhan,
terimakasih korona datang
aku betah dirumah
rumah terasa tenang
ayah banyak berdoa beberapa waktu ini,
tak ada suara pecahan gelas,
dan tangisan ibu. terakhir ku lihat ayah berdoa,
meminta agar ibu sehat dan lekas pulang kerumah dari tugasnya
aku baru tau, bahwa ayah juga ingin ibu sehat
padahal selama ini, aku selalu lihat ayah yang menyakiti ibu
tuhan, korona jangan pergi dulu ya
ibu jangan kembali dulu
aku takut ia kembali hanya untuk disakiti ayah
_suara hati anak korban kekerasan dalam keluarga_
--------------------
Tuhan,
terimakasih korona datang
aku senang tak harus bertemu rekan kerja, teman, tetangga dan semua saudara2 ku
untuk sementara aku tak mendengar
olok mereka pada tubuh gendut ku,
saran yang terlalu banyak pada jerawat di wajahku
dan olok mereka tentang kebodohan-kebodohan ku
dalam tiap pertemuan, dimana aku hanya jadi objek tertawa
tuhan korona terus ya,
masker ini membuat ku berasa normal
_suara hati seseorang yang sering mengalami diskriminasi_
------------------------
tuhan,
terimakasih korona datang,
pekerjaan ayah lebih ringan dari biasanya,
ditaman gak banyak sampah
ayah gak perlu nunggu sampai larut hanya untuk membuat taman lebih indah
kata ayah, gak ada orang yang dateng ke taman
tuhan, kalo ayah gak kena korona, ayah mungkin bisa kena penyakit lain karena sampah itu.
jadi, koronanya agak lamaan dikit yah..
biar ayah lebih sehat..
_suara hati anak petugas ppsu/ob/pemulung_
-----------------------
tuhan,
ayah ku gak sendirian skarang
ada banyak orang yang berpakaian dan berperilaku seperti dia
muter-muter, bengong, baju jelek, kotor, ngomong sendirian
tuhan, aku gak lagi dikata-katain sebagai anak orang gila
kini banyak orangtua mereka juga gila
tuhan, aku sayang korona
makasih ya udah bikin mereka sama seperti ayahku
_suarahati anak yang ayahnya hilang akal_
----------------------
tuhan,
makasih ya korona datang,
sekarang dagangan diwarung kopi ayah laku
soalnya mereka gak punya banyak pilihan beli makanan ditempat lain
bersykur ayah konsisten berdagang dan makanannya gak dimahalin
teman-teman ku bisa makan makanan buatan ibu yang dijual ayah
dulu teman-teman gak mau dateng ke warung ayah
kata mereka warung ayah gak enak, karena gak ada tempat wifi dan tempat ngecas,
_suara hati anak kang dagang_
---------------------
terimakasih telah membaca. apa yang kamu syukuri dengan adanya korona hari ini?
teman-teman, dunia sedang berputar pada perannya di pandemic ini
boleh kita kasih mereka kesempatan untuk bersyukur dan bahagia?
terimakasih sudah jadi pejuang #diRumahAja dimanapun kalian berada
mari kita bersyukur bersama-sama
Mei 26, 2020
April 29, 2020
Pertahanan
Pemberani Katanya saat memuji
Pemarah katanya saat menghakimi
Jika suatu hari ku lempar
Makian
Suara keras
Kata kasar
Dan
Sikap semena ku
Ketahuilah
Aku Sudah berupaya menahannya
Aku Sudah berupaya mengalihkannya
Bahkan aku berupaya menghilangkannya
Dari diriku
Bersama diriku
Kau tak tau
Bagaimana dihantui rencana buruk yg tak ingin kau lakukan
Kau tak tau
Bagaimana selalu dibisiki Makian
pada pertahanan tiap kebaikan
Kau tak tau
Bagaimana sesak Napas ku
Untuk menarik bibir ku menyajikan senyum
Saat harusnya ku lempar Makian
Aku bertahan.
Silahkan sebut aku apa saja
Aku gila.
Dan aku bangga aku bertahan pada kegilaan
Dorongan Pikiran pikiran yg menghantui pada keburukan
Dan ku harap tak ku lakukan
Jika suatu hari aku pergi pada gelap
Ketahuilah
Aku Sudah berupaya
Tapi, siapa menolong?
Aku bertahan
Tapi tak pernah tau apa Aku sanggup menahan
Maret 31, 2020
what I want
"Call me anytime you want,
I’m here, no judgement... but I want to tell you. You are worthy, you are enough.
Sometimes our support system cant come from the family. And this hard situation, it is easy to get stressful, sensitive, and angry. But we need to realize what is the reason, the purpose. It is for humanity.
Try what triggers you have stress, reduce it. Try to thinking positive, Fen. Write 3 things what you are grateful for, for 21 days, and must be different daily. And see how your mind changes." -best bestie-
"Eh, kamu kenapa nulis ini sih??
Aku sakit tau bacanyaaa" bestfriend, pro-life person
"seberapa siap alam ini di wakilin pohon itu ngeliat lo yang punya banyak potensi harus ilang karena kebodohan" - somebody
Kepada pemilik kata- kata diatas. Kuhanturkan jutaan terimakasih, karena membuatku merasa berharga Dan tetap survive #survivor #stopsuicide #docare
Stop judgement apapun terhadap tulisan ini. Saya bersyukur ini tidak jadi tulisan terakhir saya, Dan saya mengeditnya kembali dengan bbrp quotes yg menguatkan saya diatas.
Stop melabeli siapapun atas apapun tindakan Dan pilihan dalam hidupnya, kita di hadapkan pada situasi Dan keadaan yang berbeda beda jadi kenapa harus dituntut selalu punya Jalan yang sama.
Kita dewasa, Dan berhak atas apapun yg jadi pilihan kita.
Saya dewasa, Dan saya tak akan lagi menyerah
Teruntuk semua yg berjuang untuk melawan pemikiran nya sendiri untuk melakukan hal yang sama dengan yg hampir saya lakukan. Aku menyayangi kalian. Bangkit Dan berjuang lawan pikiran itu. Kalian bisa jadi #Survivor.
#MakeYourselfProud
Dengan penuh cinta, Atas harapan yang baru Ku temui (06.04.20)
-Fenty-
"Aku bisa menilai seseorang buruk,
belum tentu TuhanKu "
Januari 11, 2020
Morning
Kopi dingin
dan aku yang penuh ingin
Good Morning
Manusia disamping
Yang masih saja asing
Pada rasa yang Ku kirim
Princess fenty
11.01.20
Desember 09, 2019
November 13, 2019
Dusta ku
Ayah.
Terimakasih telah membuatku sakit hati
Sebelum aku mengenal laki laki
Terimakasih telah membuatku hati hati
Sebelum aku jatuh hati
Terimakasih telah membuatku menyeleksi
Meskipun dalam perjalanan nya tak kau dampingi
Ayah.
Sini Ku bisikin
Meskipun kau membuatku sakit hati, hati hati dan tak kau dampingi,
Aku ingin kau tau
Diam diam
Namamu selalu ada dalam doaku
Kalau Ku bilang aku tak rindu
Aku bohong ayah
Kalau Ku bilang aku tak sayang
Aku dusta ayah
Kau tetap lelaki pertama
Yang membuatku besyukur
Telah lahir didunia
Dari fenty yang sayang bapak
Selamat hari ayah!
Semoga memori mu Kembali pak..
Oktober 23, 2019
Lelah
Aku lelah
Menyimpan rasa yg tak mampu diungkapkan oleh mata
Aku lelah
Menyimpan harap yang tak mampu kuwujuudkan
Aku lelah
Menyimpan cinta yang mungkin tak layak diperjuangkan
Aku lelah menyimpan rahasia hanya bersama tuhan
Tuhan
Boleh aku beritahu dirinya
Bahwa aku menyayanginya
Boleh aku memberitahu mereka
Bahwa aku ingin bersamanya
Boleh aku beritahu dirinya
Bahwa aku tak mau dilewatinya
Tuhan Aku menginginkannya..
Princess fenty
This poem for
21/10/2019
Langganan:
Postingan (Atom)

